Kenali Tanda Anak Mengalami Kesulitan Bernapas

Kesulitan bernapas pada anak tentunya sangat mengkhawatirkan dan dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak secara keseluruhan, baik secara fisiologi maupun aktivitas sosialisasi mereka dengan lingkungan sekitar. Apalagi jika gangguan pernapasan anak sudah masuk dalam tahap yang kronis, tentu Anda membutuhkan alat nebulizer Omron yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan anak yang menyempit.

alat nebulizer Omron

Terkait hal ini, setiap orang tua tentu harus dapat mengenali tanda saat anak mengalami kesulitan bernapas. Tujuannya agar sakit yang diderita oleh anak Anda dapat segera tertangani dengan baik sehingga tidak berujung fatal. Berikut ulasan terkait dengan tanda-tanda anak yang mengalami kesulitan bernapas, yuk disimak!

  • Anak mengeluh sakit pada dada, tangan atau kaki

Saat kambuh, area tubuh seperti dada, tangan atau kaki akan terasa sakit. Ajari anak Anda untuk selalu mengutarakan rasa tidak nyaman yang ia rasakan, dan mampu menunjukkan lokasi rasa sakit tersebut berasal. Jika anak Anda mengeluh timbul rasa sakit pada area tersebut, segera berikan pertolongan pertama, bisa berupa alat bantu pernapasan, memberikan obat atau memandu agar anak tetap tenang dan bernapas dengan normal.

  • Anak mengeluarkan lendir yang berwarna

Warna lendir menunjukkan bahwa terdapat infeksi pada saluran pernapasan. Perhatikan lendir yang dikeluarkan oleh anak saat batuk atau sedang muntah, apakah berwarna kuning, hijau hingga coklat dan segera hubungi dokter spesialis untuk mendapatkan panduan penanganan yang tepat terkait dengan keluhan tersebut.

  • Suara napas si kecil yang serak.

Jika suara napas si kecil terdengar seperti siulan mungkin Anda tidak perlu merasakan khawatir yang berlebihan. Namun jika suara napas anak terdengar berat dan serak, maka ada baiknya Anda mulai waspada. Bunyi napas yang demikin menunjukkan bahwa terjadi iritas, radang atau penyumbatan pada laring di tenggorokkan anak. Pandu anak Anda bernapas melalui mulut untuk sementara waktu dan segera berikan penanganan yang bisa Anda lakukan secara tepat.

  • Frekuensi pernapasan.

Saat frekuensi bernapas anak Anda terlihat semakin cepat, ada baiknya segera posisikan anak Anda dengan posisi yang nyaman atau bisa dengan posisi duduk. Biasanya, kondisi ini akan dibarengi dengan perasaan anak yang gelisah dan bukan tidak mungkin akan membuat anak Anda menjadi lebih rewel dari biasanya.

Itu dia beberapa hal yang dapat Anda kenali jika anak mengalami kesulitan bernapas. Gejala-gejala sekecil apapun harus Anda perhatikan dengan baik agar sakit pada anak dapat tertangani dengan cepat dan tepat. Atur aktivitas anak agar tidak terlalu melelahkan, dan selalu ajari anak untuk menunjukkan perasaan tidak nyaman yang ia rasakan. Segera hubungi dokter spesialis anak jika timbul keluhan yang belum pernah Anda lihat sebelumnya dan periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.